Ringkasan Khotbah 

Tanggal 17 September 2017

Tema  :  " Hati "

Oleh   :  Pdt. Markiapun _ Surabaya

Ayat Pokok  : Yesaya 38 : 1 - 7

Ayat pokok :  Yesaya 38 : 1-7

Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi." Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN. Ia berkata: "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat. Maka berfirmanlah TUHAN kepada Yesaya: "Pergilah dan katakanlah kepada Hizkia: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu. Sesungguhnya Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi, dan Aku akan melepaskan engkau dan kota ini dari tangan raja Asyur dan Aku akan memagari kota ini. Inilah yang akan menjadi tanda bagimu dari TUHAN, bahwa TUHAN akan melakukan apa yang telah dijanjikan-Nya.”
    Doa bisa mengubah segala keadaan dalam kehidupan manusia. Doa bisa mengubah keadaan yang tidak baik menjadi baik. Doa bisa mengubah keadaan yang mustahil menjadi tidak mustahil. Apa yang dialami oleh raja Hizkia demikian pula dapat terjadi dalam kehidupan kita.
    Dalam 2 Tawarikh 29 : 1 “Hizkia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh sembilan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Abia, anak Zakharia.”     Hizkia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja, dan raja Hizkia divonis akan mati pada waktu ia berusia tiga puluh sembilan tahun. Setiap orang yang akan mengalami kematian pasti akan menjadi shock dalam hidupnya. Demikian pula apa yang dialami oleh Hizkia. Hizkia menjadi sangat sedih sekali, namun kalau kita melihat doa yang dinaikkan Hizkia ke hadapan Tuhan Allahnya, membuat keadaan Hizkia dapat berubah dan Hizkia diperpanjang usianya selama lima belas tahun lagi.

    Apa yang menjadi rahasia doa dari Hizkia sehingga doa yang dinaikkan Hizkia dapat mengubah keadaan dan memperpanjang usia Hizkia?
    1. Doa fokus kepada Tuhan.
Yesaya 38 : 2 “Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN.” Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding artinya Hizkia fokus kepada Tuhan. 
Yesaya 38 : 3 “ Ia berkata: "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.” Hizkia menangis dengan sangat artinya doa yang sungguh-sungguh, tidak main-main, menunjukkan sikap hati Hizkia yang sungguh-sungguh di hadapan Tuhan.
Terkadang kita tidak datang kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh, kita tidak fokus kepada Tuhan, itu yang membuat doa kita belum terjawab. Contoh: Petrus. Matius 14 : 28-30 “Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!” Saat Petrus merasakan tiupan angin, dia menjadi tidak fokus kepada Tuhan dan akhirnya Petrus mulai tenggelam dalam air.
    2. Doa disertai dengan sikap hati yang benar. 
Yesaya 38 : 3 “ Ia berkata: "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.”
Hizkia telah hidup dengan setia dan tulus hati di hadapan Tuhan. Di hadapan Tuhan tidak ada yang tersembunyi, Tuhan mengetahui segala sesuatunya, jangan bersandiwara di hadapan Tuhan. Lakukanlah apa yang baik di hadapan Tuhan.
Yakobus 5 : 16b “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” 
Yesaya 59 : 1,2 “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.”
Datanglah di hadapan Tuhan dengan sikap hati yang benar, membereskan segala dosa kita, Tuhan pasti menjawab setiap doa kita di hadapanNya.     Kalau kita fokus dan punya sikap hati yang benar, pasti doa yang kita naikkan kepada Tuhan akan mengubah keadaan kita dan memperpanjang usia kita seperti apa yang dialami oleh Hizkia. 
                                                                                             Amin