“ Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu mereka yang terpanggil sesuai rencana Allah. ”

     Rasul Paulus dengan ilham Roh Kudus meyakinkan secara khusus kepada jemaat di Roma dan pada umumnya bagi kita sebagai umat ketebusan Tuhan bahwa Allah turut kerja Bersama dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu saudara dan saya yang telah terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Sejalan dengan Tema Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke : 72 adalah Kerja Bersama.

Kerja Bersama artinya : kegiatan melakukan sesuatu secara Bersama dalam satu tim, bukan secara perseorangan.

Kata ‘Kerja Bersama’ identik dengan ‘gotong royong – tolong menolong, bantu membantu’ untuk menghasilkan sesuatu.

Manfaat Kerja Bersama : Menghindari perselisihan, saling mengasihi, menghargai guna memacu semangat dalam bekerja dengan tekun dan rajin.

Demikian juga nasehat Rasul Paulus kepada sidang jemat di Efesus : “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lembah lembut dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saing membantu.” – Efesus 4:2

Oleh sebab itu sangatlah penting bagi kita sebagai umat ketebusan Tuhan dapat kerja bersama membangun tubuh Kristus menuju kepada Gereja yang sempurna.

Mari kita melihat cara kerja Allah yang selalu mendatangkan kebaikan bagi kita :

  1. Allah Bekerja Tidak Memakai Jalan Pintas, Tetapi Melalui Proses

Dalam hal mendatangkan kebaikan bagi kita, Tuhan tidak pernah memakai jalan pintas atau secaara instan , karena ada kalanya Tuhan membimbing kita melewati padang gurun yang gersang dan tandus, atau mendaki keatas bukit dan gunung yang tinggi serta menelusuri lembah yang curam dan tajam.

Pada umumnya orang suka yang serba instan, tetapi Tuhan tidak kan memakai cara itu dalam mendatag kan kebaikan bagi kita.

Keluaran 13 : 17-18 Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin, walaupun jalan yang ini paling dekat; sebab firman Allah : “Jangan-jangan  bangsa itu menyesal, apabila mereka menghadapi peperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir.” Tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan dipadang gurun menuju ke Laut Teberau. Dengan siap sedia berperang berjalanlah orang Israel dari tanah Mesir.

Bagi Allah suatu proses itu jauh lebih indah untuk mendatangkan kebaikan.

Contoh :

  • Musa

Allah memproses Musa selama 40 tahun di padang gurun Midian untuk menjadi seorang pemimpin bagi bangsa Israel keluar dari tanah perhambaan Mesir menuju ke Tanah Perjanjian Kanaan.

  • Yusuf

Yusuf telah bermimpi 2 kali -bahwa dia akan menjadi seorang pemimpi, tetapi terlebih dahulu Allah memproses Yusuf dengan dibuang ke sumur kering, dijual menjadi budak belian di tanah Mesir; difitnah oleh istri Potifar, dimasukkan ke dalam penjara, dikhianati teman sepenjara.

Melalui proses yang menyakitkan selama 13 tahun itulah Yusuf akhirnya menjadi orang kedua di Mesir, menjdi seorang perdan memberi.

 

Dalam pengalaman proses Allah ini, akhirnya Yusuf mengetahui bahwa Allah selalu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi dirinya dan bangsa Israel –

Oleh sebab itu jangan kita pernah mengeluh ketika tangan Tuhan sedang merenda dengan memproses hidup ini, tetapi biarlah kita selalu ingat bahwa sesungguhnya Allah turut bekerja sama untuk mendatangkan kebaikan bagi kita karena waktu Allah adalah waktu yang tepat untuk menyatakan kebaikan dan pertolonganNya yang begitu ajaib nyata dalam hidup ini.

 

   2. Allah Mau Memberdayakan Potensi yang Ada Pada Diri Kita

Tuhan telah melimpahkan kasih karuniaNya dengan memberikan talenta kepada kita, maka talenta itu harus kita kerjakan untuk menghasilkan 2kali lipat.

Tuhan tidak pernah memberikan yang terbaik kepada orang yang malas, tetapi Tuhan akan memakai orang-orang yang rajin kerja bersama dengan Allah.

Contoh :

  • Elisa dipanggil ketika ia sedang bekerja membajak diladangnya

1 Raja-19 : 19-20

  • Petrus dan Andreas dipanggil ketika sedang menjala ikan

Matius 4 : 18-20

  • Lewi

  • Markus 2 : 14

 

Jadi Tuhan mau, kita harus mengerjakan talenta kita masing-masing dengan semangat kerja besama agar membuahkan hasilyang maksimal

 

Sesungguhnya masing-masing kita telah dikaruniakan ada yang satu talenta, dua talenta dan lima talenta –

Bagi hamba yang malas dan tidak mau mengembangkan talentanya, justru akan di ambil dari padanya, bahkan mengerikan lagi akan dibuang dalam kebinasaan yang kekal –

Ini menjadi peringatan bagi kita yang telah beroleh talenta-talenta itu, maka kita harus terus mengembangkannya, jikalau tidak, ada bahaya dan hukuman yang mengerikan.

Jangan pernah menyia-nyiakan PEMBERIAN TUHAN melalui TALENTA, kalua kita mau mengerjakan talenta itu dengan rajin, maka kita akan menjadi orang-orang yang berbahagia dan mendapatkan upah yang kekal –

1 Kor 15 : 58 “Karena itu saudara-saudara ku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”  - AMIN -

Ringkasan Khotbah 

Tanggal 20 Agustus 2017

Tema  :  " Kerja Bersama Mendatangkan Kebaikan "

Oleh   :  Pdt. Dr. Stefanus Hadi Prayitno, M. Th - Gembala Sidang.

Ayat Pokok  : Roma 8 : 28