Ringkasan Khotbah 

Tanggal 24 September 2017

Tema  :  " Menjadi Anak Allah "

Oleh   :  Pdt. Dr. Leonard Limato - Surabaya

Ayat Pokok  : Yohanes 1 : 12 | Galatia 3 : 26

(Yoh 1:12) Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
(Gal 3:26) Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.


Kedua ayat diatas memberitahukan kepada kita bahwa semua orang tanpa melihat latar belakang dari orang tersebut, ketika seseorang menerima Tuhan Yesus dan beriman kepada Tuhan Yesus akan diberikan kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.
Percaya kepada Tuhan Yesus yaitu percaya bahwa Tuhan Yesus telah datang ke dunia menjadi manusia, mati di atas kayu salib, dan pada hari ketiga bangkit, naik ke Surga, dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa, dan akan kembali kedunia untuk menbawa kita, anak-anakNya kembali ke Surga dan memerintah bersama Tuhan Yesus.
Ada beberapa keuntungan saat kita menjadi anak-anak Allah:


1. Matius 6 : 32 - Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di Sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
Saat kita menjadi anak-anak Allah, maka Bapa di Surga tahu apa yang menjadi kebutuhan kita. Sebesar, sekecil, serumit apapun yang kita perlukan, Bapa kita yang di Surga tahu apa yang kita perlukan. Sesama kita belum tentu mengetahui apa yang kita perlukan, tapi Bapa di Surga mengetahuinya. Jadi jangan takut, jangan kuatir, serahkan semuanya kedalam tangan Tuhan karena Bapa kita tahu apa yang kita perlukan.


2. Matius 7 : 11- Jadi jika kamu tang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di Sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya.
Saat kita menjadi anak-anak Allah, maka Bapa kita akan memberikan pemberian yang terbaik untuk kita. Meskipun terkadang apa yang diberikan oleh Bapa kita di Surga belum tentu sesuai dengan keinginan kita, tapi kita harus percaya bahwa apa yang Bapa kita berikan itu adalah yang terbaik untuk kita.


3. Roma 8 : 17 - Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
Saat kita menjadi anak-anak Allah, maka kita berhak untuk menjadi ahli waris kerajaan Surga dan kita berhak untuk menerima janji-janji Allah. Dalam Alkitab ada kurang lebih 5000 janji Allah, dan itu semua akan digenapi dalam hidup kita karena kita berhak untuk menerimanya.


Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan saat kita menjadi anak-anak Allah :
1. Ibrani 12 : 5 - 8 - Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “ Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkanNya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihiNya, dan Ia menyesah orang yang diakuiNya sebagai anak.” Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya? Tetapi jika kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.
Saat kita menjadi anak-anak Allah dan ketika kita melakukan suatu kesalahan, maka Tuhan akan menegur kita. Jangan pernah bosan dengan teguran Tuhan. Saat Tuhan menergur kita, maka kita harus bersukacita karena saat Tuhan menegur kita itu tandanya Tuhan sangat sayang kepada kita.


2. Lukas 15 : 13 - 16
Sebagai anak-anak Allah, jangan sampai kita meninggalkan Rumah Bapa, karena saat kita meninggalkan Rumah Bapa, maka yang kita temui hanyanya kesusahan. Sama seperti anak bungsu yang meninggalkan rumah bapanya dan ahkirnya mengalami nasib yang menyedihkan. Rumah Bapa disini adalah gereja lokal dimana kita digembalakan dan bertumbuh dalam iman. Setialah pada sebuah penggembalaan yang baik dan jangan meninggalkan jam-jam ibadah yang ada.


AMIN